Sabtu, 20 Agustus 2016

Setting Internal WEB Proxy pada Mikrotik PC Transparent Mode


Untuk penggunaan Mikrotik jenis PC terdapat kelebihan diantaranya adalah internal web proxy, web proxy berfungsi untuk mencache konten klien yang berasal dari halaman web kedalam mesin mikrotik. sangat berguna dalam jaringan skala kecil dan menengah. tetapi untuk penggunaan cache secara maksimal disarankan menggunakan sistem proxy eksternal seperti squid.
Dalam mensetting sebaiknya menggunakan hardisk kedua yang berfungsi sebagai wadah cache karena bila dalam satu hardisk cache tersebut dapat menggangu sistem mikrotik. syarat lain adalah Processor dan RAM yang digunakan harus besar sehingga menambah keagresifan proxy tersebut.
Gunakan 3 langkah berikut untuk membuat cache eksternal mikrotik.
1. Pertama – tama format hardisk kedua untuk cache. Contoh gambar…
fromat-secondary-hdd.png
2. Masuk ke System > Stores gantikan web-proxy ke secondary-slave
copy-webproxy-secondary.png
3. Konfigurasi Web Proxy IP >> Web Proxy

mikrotik-webproxy-enable.png
4. Arahkan port ke 8080 dan buat Max cache size sesuka hati anda dengan perhitungan per-bit

mikrotik-webproxy-settings1.png
5. Buat rule transparent proxy , agar setiap trafik diredirect ke mesin proxy IP > Firewall > NAT

mikrotik-webproxy-transparent-rule-1.png
Masuk ke Action untuk mengatur redirect

mikrotik-webproxy-transparent-rule-2.png
Hasil akan tampak sebagai berikut

mikrotik-webproxy-transparent-rule-final.png
Cek status

mikrotik-webproxy-status-info.png
selesai. . .semoga bermanfaat.
Terimakasih sebesar – besarnya kepada Master Zaib